BORNEONEWS, Palangka Raya - Rutan Kelas IIA Palangka Raya memperkuat pengawasan keamanan melalui pelaksanaan razia gabungan yang melibatkan Kantor Wilayah Ditjenpas Kalteng, petugas pengamanan Rutan, Ditsamapta Polda Kalteng, dan BNNK Palangka Raya.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan ruang pembinaan tetap aman, tertib, dan bebas dari barang terlarang.
Kegiatan dipimpin Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan Suwarto. Petugas melakukan penggeledahan menyeluruh sebagai deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban.
Razia ini juga merupakan bagian dari implementasi Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Kalteng Hensah menegaskan bahwa keamanan adalah fondasi utama dalam penyelenggaraan pemasyarakatan.
“Keamanan berjalan beriringan dengan pembinaan. Melalui sinergi dan pengawasan konsisten, kita pastikan proses pembinaan berlangsung di lingkungan yang aman, tertib, dan bersih dari narkoba maupun barang terlarang,” ujarnya, Sabtu, 26 September 2026.
Pengawasan tidak hanya ditujukan kepada warga binaan, tetapi juga terhadap petugas. Sebanyak 50 warga binaan dan 50 petugas Rutan Palangka Raya menjalani tes urine.
Langkah ini menunjukkan komitmen bahwa integritas berlaku bagi seluruh unsur di lingkungan pemasyarakatan.
Tes urine ini menjadi langkah preventif untuk mendeteksi dini penyalahgunaan narkotika sekaligus memberikan efek jera.
Rutan Palangka Raya menyatakan bahwa sistem pengamanan yang dibangun tidak hanya responsif terhadap pelanggaran, tetapi juga berorientasi pada pencegahan sejak dini.
“Dengan kolaborasi lintas instansi dan pengawasan berkelanjutan, kami pastikan lingkungan pembinaan tetap aman dan kondusif. Semoga setiap program pembinaan dapat berjalan optimal demi perubahan yang lebih baik,” pungkasnya. (PATHUR/H)









