KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Upaya pencegahan narkoba di Kelurahan Selat Utara, Kecamatan Selat, Kabupaten Kapuas, tidak hanya menyasar penyalahgunaan narkotika. Lingkungan masyarakat juga mendapat edukasi mengenai pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dalam kegiatan yang digelar Satresnarkoba Polres Kapuas, Senin, 28 September 2026.

Kegiatan berlangsung di Kantor Kelurahan Selat Utara yang menjadi Posko Kampung Bebas dari Narkoba. Sejumlah unsur masyarakat hadir, mulai dari lurah, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, ketua RT/RW hingga warga.

Materi pencegahan narkoba mencakup pengenalan jenis dan bahaya narkotika, dampak terhadap kesehatan, serta pentingnya membangun ketahanan masyarakat agar tidak terlibat dalam penyalahgunaan maupun peredaran narkoba. Warga juga didorong melaporkan apabila menemukan dugaan aktivitas narkotika di lingkungan tempat tinggalnya.

“Melalui kegiatan ini, kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama mencegah penyalahgunaan narkoba sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap pencegahan karhutla. Peran masyarakat sangat penting karena pencegahan dapat dilakukan sejak dini dari lingkungan masing-masing,” kata Kasatresnarkoba Polres Kapuas AKP Budi Utomo.

Persoalan karhutla turut menjadi perhatian karena pencegahan membutuhkan keterlibatan masyarakat di tingkat lingkungan. Dalam penyuluhan tersebut, warga diimbau menjaga kelembapan lahan gambut, menerapkan teknik sekat bakar, serta dapat terlibat dalam Masyarakat Peduli Api (MPA) untuk mendukung penanganan dini ketika terjadi kebakaran.

Selain penyuluhan, Satresnarkoba Polres Kapuas menyalurkan paket sembako kepada warga yang hadir. Bantuan tersebut diberikan bersamaan dengan kegiatan sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus memperkuat komunikasi antara kepolisian dan masyarakat.

Kegiatan yang berlangsung sekitar satu jam itu berjalan aman dan kondusif. Dari kegiatan tersebut, penanganan persoalan di tingkat kelurahan diarahkan tidak hanya melalui penindakan, tetapi juga melalui edukasi dan keterlibatan warga dalam mencegah potensi persoalan sejak dini. (SABRIANOOR/H)