PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Hujan mengguyur kawasan Jalan G Obos, Kota Palangka Raya, Jumat, 16 Oktober 2026. Turunnya hujan tersebut disambut positif masyarakat karena kabut asap yang dalam beberapa waktu terakhir menyelimuti kota mulai berkurang.

Kondisi ini memberikan harapan bagi warga yang sebelumnya harus beraktivitas di tengah paparan asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Berkurangnya kabut asap diharapkan dapat membantu memperbaiki kualitas udara sekaligus membuat masyarakat lebih nyaman menjalankan kegiatan sehari-hari.

Salah seorang warga, Sriwati, menyambut baik turunnya hujan yang mengguyur kawasan Palangka Raya. Ia berharap hujan dapat terus turun sehingga kabut asap yang mengganggu aktivitas masyarakat segera menghilang.

Menurutnya, kondisi udara yang dipenuhi asap membuat masyarakat khawatir terhadap dampaknya bagi kesehatan. Terlebih, anak-anak, lansia, dan warga yang memiliki gangguan pernapasan membutuhkan perlindungan lebih selama kabut asap masih terjadi.

“Puji Tuhan, hari ini hujan turun dan kabut asap mulai berkurang. Semoga hujan terus mengguyur Palangka Raya agar udara kembali bersih dan masyarakat bisa beraktivitas dengan nyaman tanpa khawatir terhadap dampak asap,” ujar Sriwati, Jumat, 16 Oktober 2026.

Hal senada disampaikan warga lainnya, Kevin. Ia berharap hujan yang turun pada Jumat pagi dapat membantu mengurangi kabut asap yang menyelimuti Palangka Raya dalam beberapa waktu terakhir.

Kevin menilai kondisi udara yang lebih bersih sangat penting agar masyarakat bisa kembali beraktivitas dengan nyaman. Ia juga berharap kebakaran hutan dan lahan segera tertangani sehingga asap tidak kembali menyelimuti kawasan permukiman.

“Ya, kami sudah lama melaksanakan pembelajaran jarak jauh (PJJ) akibat kabut asap. Semoga kualitas udara segera membaik sehingga kami bisa kembali bersekolah, belajar bersama, dan bertemu teman-teman seperti biasa,” ujar Kevin.

Berkurangnya kabut asap setelah hujan turun menjadi kabar baik bagi. Namun, Kevin berharap kondisi tersebut dapat bertahan dan kualitas udara benar-benar membaik, bukan hanya sesaat setelah hujan.

Masyarakat lainnya, Miko juga berharap pemerintah terus meningkatkan upaya penanganan karhutla serta mengingatkan warga untuk menjaga kesehatan selama kondisi udara belum sepenuhnya pulih.

"Turunnya hujan di Jalan G. Obos menjadi secercah harapan bagi warga Palangka Raya yang telah lama menghadapi dampak kabut asap. Saya berharap hujan berlanjut dan udara kembali bersih agar aktivitas masyarakat dapat berlangsung lebih aman dan nyaman," harap Miko. (MARINI/Y)