BORNEONEWS, Banjarmasin - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dilaporkan membesar di Desa Sungai Ramania, Kecamatan Mandastana, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan, Sabtu malam, 17 Oktober 2026. Api dilaporkan mendekati sebuah sekolah dasar (SD), dengan jarak sekitar 100 meter dari bangunan sekolah.
Informasi yang dihimpun dari jaringan relawan sekitar pukul 18.15 Wita menyebutkan, kobaran api membesar dan membuat petugas yang berada di lokasi kewalahan melakukan penanganan.
“Api tinggi sekitar 100 meter saja lagi dari sekolah,” demikian laporan yang diterima dari lokasi kejadian.
Kobaran api terlihat menerangi langit desa hingga berwarna kemerahan. Kondisi tersebut menandai besarnya kebakaran yang terjadi pada malam hari itu.
Api dilaporkan merambat cukup cepat di tengah angin kencang. Kondisi ini berpotensi menyulitkan upaya pemadaman, terlebih ketika kobaran api terus membesar dan mendekati area di sekitar sekolah.
Melalui pesan yang beredar di jaringan relawan, rekanan yang berada paling dekat dengan lokasi dan tidak sedang menangani kejadian lain diminta membantu penanganan kebakaran. Petugas di lokasi dilaporkan membutuhkan tambahan bantuan karena besarnya kobaran api.
Hingga berita ini ditulis, belum ada informasi terverifikasi mengenai luas lahan yang terbakar, penyebab kebakaran, maupun ada atau tidaknya bangunan yang terdampak. (SABRIANOOR/j)









