BORNEONEWS, Kasongan - Gara-gara memalak (minta uang secara paksa) kepada sejumlah pedagang pasar malam di Tumbang Samba, Kecamatan Katingan Tengah, dua pemuda, Hendra dan Dedeng,  warga Desa Batubadinding dikeroyok, Rabu (25/1/2017), pukul 19.30 WIB.

Dalam rilis yang dikirimkan ke borneonews.co.id Kamis (26/1/2017), Kapolres Katingan, AKBP Tato P Suyono, mengatakan, malam itu di Jalan Suhada Gang Itah II RT 02 Desa Samba Danum Kecamatan Katingan Tengah sedang berlangsung pasar malam, yang setiap malam Kamis digelar.

Namun sekitar pukul 19.00 WIB, Hendra dan Dedeng meminta sejumlah uang kepada beberapa pedagang yang membuka lapak di pasar malam tersebut secara paksa (palak). Ulah kedua pemuda ini kemudian menyulut kemarahan Dodi dan kawan-kawan yang saat itu tengah menjadi juru parkir.

"Melihat hal demikian Dodi dan kawan-kawan yang juga penjaga parkir di pasar malam tidak terima melihat hal tersebut sehingga mengakibatkan terjadinya perkelahian antara Dodi dan kawan-kawan dengan Hendra dan Dedeng," kata Kapolres Tato.

Hendra mengalami luka tusuk di bagian belakang bawah punggung sebelah kanan, sedangkan Dedeng kena luka bacok di bagian sikut sebelah kiri hingga keduanya dibawa ke Puskesmas Tumbang Samba. Saat ini kedua korban sedang dirawat pihak Puiskesmas Tumbang Samba dan rencananya dirujuk ke Rumah Sakit Mas Amsyar Kasongan.
Sementara Dodi dan kawan kawan sampai saat ini masih dalam proses pencarian oleh pihak Polsek Katingan Tengah. (ABDUL GOFUR/N).