BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Seksi Konservasi Wilayah (SKW) II Pangkalan Bun mencurigai masih banyaknya penyelundupan trenggiling.
BKSDA SKW II yang wilayah tugasnya meliputi Kabupaten Kobar, Kotim, Lamandau, Sukamara dan Seruyan hingga saat ini masih melakukan penyelidikan terhadap beberapa lokasi yang dicurigai terdapat aktivitas ilegal ini.
"Setelah beberapa tahun belakangan kita berhasil menggagalkan penyelundupan daging dan sisik trenggiling, nampaknya mereka kini semakin ekstra hati-hati dalam beraktivitas. Karena beberapa kali kami kehilangan petunjuk saat melakukan penyelidikan," jelasnya.
Khusus di Pangkalan Bun, lanjut Agung, ia bersama anggotanya secara langsung beberapa kali mendatangi rumah yang dicurigai sebagai pengepul trenggiling.
"Saat kita geledah, ternyata tidak ditemukan hewan tersebut. Kami berharap, kepada masyarakat yang mengetahui informasi adanya pengepul trenggiling, agar bisa melaporkannya kepada kami. Tentunya identitas pelapor akan dirahasiakan," jelasnya. (WAHYU KRIDA/B-2)








