BORNEONEWS, Kasongan - Keluarga almarhum Madin, penganiaya Kapolsek Katingan Hulu AKP Abdul Karim Nopember 2016, mengungkapkan ada sejumlah oknum anggota polsek setempat yang sering memeras warga setempat.
"Perbuatan beberapa oknum anggota Polsek Katingan Hulu itu yang sering memeras warga membuat adik kami marah. Akhirnya mereka nekat sehingga terjadilah keributan di kantor polsek itu," ungkap Sihut.
Sihut menyampaikan laporan tersebut ke Kasat Reskrim Polres Katingan AKP Andika Rama di RSUD Mas Amsyar Kasongan saat akan mengambil jenazah adiknya, Madin yang tewas ditembak saat disergap di Kabupaten Kotim.
Dia menambahkan, ulah oknum anggota Polsek Katingan Hulu yang sering memeras warga itu menyebabkan keresahan di masyarakat setempat.
"Ya perbandingannya dari 30 polisi itu, ada sekitar lima oknum yang sering memeras warga," kata Sihut lagi. (ABDUL GOFUR/B-11)








