BORNEONEWS, Palangka Raya - Sudah satu Minggu ini wilayah Kota Palangka Raya tidak diguyur hujan deras. Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Tjilik Riwut Palangka Raya memperkirakan musim hujan di Provinsi Kalimantan Tengah akan berakhir awal Maret, namun nyatanya masih di pertengahan Februari ini panas menyengat sudah dirasakan warga ibukota Kalteng ini.

Ditambah lagi BMKG menangkap hotspot (titik panas) sudah mulai muncul di salah satu kecamatan kawasan pimpinan Walikota Palangka Raya, Riban Satia itu. "Ada lima titik panas, kalau menurut pantauan satelit Terra/Aqua dan salah satunya terpantau ada di wilayah Kecamatan Rakumpit," ungkap Bayu Umbaran, Prakirawan BMKG Tjilik Riwut Palangka Raya, Senin, (13/2/2017).

Titik panas tu terpantau Minggu (12/2/2017), sedangkan pada Senin, BMKG belum menerima laporan. (TESTI PRISCILLA/B-6)