BORNEONEWS, Palangka Raya - Warga Kalimantan Tengah nampaknya harus lebih waspada. Tidak ada yang berharap kejadian kabut asap di 2015 terulang lagi. Tapi nyatanya, dalam satu Minggu belakangan ini titik panas (hotspot) di provinsi berjuluk Bumi Tambun Bungai ini meningkat drastis.
Badan Metereologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Tjilik Riwut Palangka Raya mencatat dalam seminggu hotspot di Kalteng terpantau 11 titik.
"Ini menjadi masalah karena para periode 31 Januari sampai 6 Februari 2017 tidak terpantau satu pun hotspot di seluruh Kalteng," ungkap Bayu Umbaran, Prakirawan di BMKG Palangka Raya, Senin (13/2/2017).
Sedangkan periode 7 Februari hingga 13 Februari muncul 11 titik panas dan 5 di antaranya malah terpantau di hari yang sama yaitu Minggu (12/2/2017). (TESTI PRISCILLA/B-6)








