BORNEONEWS, Nanga Bulik - Tiga dari empat desa yang terdampak musibah banjir akibat luapan air sungai Menthobi, sudah mendapat bantuan berupa bufferstock.
"Sudah kita drop bantuan bufferstock," kata plt kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lamandau, Masdiani, Jumat (17/2/2017).
Tiga desa tersebut, katanya, yakni masyarakat yang terdampak di Desa Lubuk Hiju dan Desa Batu Ampar, Kecamatan Menthobi Raya, di Desa Pedongatan, Kecamatan Bulik Timur.
Dia mengatakan, jumlah paket bufferstock yang disalurkan tidaklah merata. Pasalnya BPBD telah menyesuaikannya dengan kebutuhan korban terdampak.
"Untuk di Desa Lubuk Hiju, bufferstock untuk masyarakat dengan jumlah 60 KK (kepala keluarga), sedangkan untuk yang di Desa Batu Ampar jumlahnya 17 KK. Pendistribusiannya dilakukan Kamis (16/2/2017) kemarin," katanya.
Sedangkan untuk Desa Pedongatan, pendistribusian bufferstock akan dilakukan hari ini dengan prediksi kebutuhan untuk sedikitnya 30 KK.
"Untuk yang di Desa Topalan (Menthobi Raya) belum diketahui jumlah kebutehannya. Pengecekan baru dilakukan hari ini," jelas Masdiani.
Dikatakannya, bufferstock yang didistribusikan BPBD berupa bahan makanan seperti mie instan, sarden, gula, kopi, susu dan lainnya. BPBD juga bekerjasama dengan dinsos untuk mendstribusikan kebutuhan-kebutuhan lain seperti selimut, pakaian bayi, hingga aneka paket perlengkapan memasak. (HENDI NURFALAH/B-11)








