BORNEONEWS, Pulang Pisau - Sebagai orang terdekat SR (36 tahun) di Pulang Pisau, Sarina (33 tahun) mengatakan keluarga SR tidak tahu jika SR berprofesi sebagai wanita panggilan. "Setahu keluarganya, bilangnya begawi di tempat ulun (keluarganya tahu, kerjanya di tempat saya)," kata Sarina yang memiliki warung makan di jalan lintas Desa Mantaren II, Kecamatan Kahayan Hilir.

Sarina mengenal korban melalui pamannya yang bertetangga dengan korban. "Paman yang menyuruhnya Diyah kerja di tempat saya, tapi sebelum saya buka warung di Pulang Pisau, Diyah sudah duluan ada di Pulang Pisau," terang Sarina, Rabu (8/3/2017).

Meski tidak tidak tahu banyak tentang pribadi SR, yang dia ketahui SR seorang janda beranak dua. "Anaknya yang tertua perempuan kelas 3 SMA dan yang kecil laki-laki kelas 4 SD," terangnya. Dalam kesehariannya SR saat datang ke warungnya gemar bercanda.

Ia mengenal SR sebagai wanita panggilan dan sering datang ke warungnya untuk makan, atau minum. Sementara untuk kerjanya di losmen sebagai wanita panggilan.

Sebagaimana berita sebelumnya, Diyah adalah korban pembunuhan yang ditemukan warga Desa Batu Nindan Km 16 Kecamatan Basarang dalam setengah bugil mengapung di sungai dengan kondisi tak bernyawa, Senin (6/3/2017).

Koban yang diketahui bernama Siti Rodhiyah (36 tahun) tewas ditangan Andi (25 tahun) warga Desa Batu Nindan RT 04 Kecamatan Basarang, Kabupaten Kapuas. (JAMES DONNY/B-6)