BORNEONEWS, Buntok - Petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Tengah (Kalteng) membawa burung langka kepusat rehabilitasi ke Dusun Pararawen, Muara Tewah, Kabupaten Barito Utara.
Adapun jenis burung langka tersebut yang dievakuasi dari rumah jabatan Bupati Barse, yakni Bangau Tongtong.
Kepala Seksi konservasi wilayah III BKSDA Barsel, Nizar Ardhanianto mengatakan, burung langka dan dilindungi ini tidak bisa langsung dilepasliarkan.
Karena berdasarkan, keterangan dari penjaga satwa langka mereka sudah lama berinteraksi dengan manusia kurang lebih 15 tahun.
"Karena sudah puluhan tahun berinteraksi dengan manusia, maka harus dibawa kepusat direhabilitasi satwa di Pararawen, Muara Teweh ," kata Nizar Ardhanianto kepada Borneonews.co.id, Selasa (14/3/2017).
Kemudian perkembangannya dipantau dan dievaluasi apabila sudah siap maka akan dilepasliarkan. Menurutnya melepasliarkan burung-burung ini, tentunya setalah dinyatakan oleh dokter hewan layak untuk dilepasliarkan. (URIUTU DJAPER/B-6)








