BORNEONEWS, Sampit - Dani Gayani aloas Komeng (43) memang tidak pernah kapok berurusan dengan hukum. Dulu ia masuk penjara lantaran nyolong uang pasien di rumah sakit, kini ia dibui lagi lantaran mencuri lagi.
Saat akan dibincangi Komeng malu-malu, bahkan ia selalu menutup wajahnya ketika Borneonews mengambil gambarnya. Kepada jaksa Komeng mengaku kembali ditangkap lantaran beraksi pada Senin (26/12/2016) dini hari di Toko Reta Gorden Jalan Walter Condrat Kelurahan Baamang Tengah, Kecamatan Baamang.
Dengan modal linggis ia berhasil menjebol gembok pinto toko itu mengambil Televisi, resiver K-Vision, dan tiga rol kain gorden, setelah berhasil dibawanya kabur ke Jalan Iskandar dan barang itu ia simpan di sebuah rumah kosong.
"Sementara TV dan resiver dijual dengan seorang sopir taksi seharga Rp500 ribu," ujar tersangka yang merupakan warga jalan Tjilik Riwut Km 6, Kelurahan Baamang Hulu, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotim, saat pelimpahan tahap II di Kejari Kotim, Kamis (16/3/2017).
Uang itu ia gunakan untuk berangkat ke Kuala Pembuang, ia menemui Syamil untuk menawarkan dua gulung gorden, karena merasa curiga Syamli justru sebaliknya melaporkannya ke Polsek Seruyan Hilir, saat ditanya Komeng tak berkutik dan mengaku terus terang itu hasil kejahatannya.
Atas perbuatannya Komeng dijerat Pasal 363b ayat (1) ke-3e dan 5e KUHP. Dari catatan kriminalnya Komeng sudah empat kali masuk penjara terakhir pada 2010 lalu ia ditangkap satpam rumah sakit dr Murjani Sampit lantaran mencuri uang keluarga pasien, saat itu ia dihukum 18 bulan penjara. (NACO/B-5)
Duh Komeng, Dulu Nyolong Uang Keluarga Pasien, Ini Mencuri Lagi
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Pria ini Curi Motor Istri Siri untuk Ditukar Sabu
Polisi Ungkap 42 Kasus dari 44 Tersangka Pencurian dalam Sehari
Terekam CCTV, Pelaku Pencurian Motor di Banjarmasin Ditangkap Polisi
Pangkoops: Dua Anggota KKB Tewas Saat Kontak Tembak di Nduga
Polisi Selidiki Pesawat Asian One Air Tergelincir di Intan Jaya
Presiden Iran Akan Bahas Ekonomi, Isu Global dengan Putin
Komentar (0)
Memuat komentar…







