BORNEONEWS, Sampit - Pemandangan menarik terlihat dalam pisah sambut di Mapolres Kotim. Bukan seputar suasana penyambutan kapolres baru itu, tetapi menit-menit saat Sekda Kotim Putu Sudarsana menjawab pertanyaan wartawan, yang diikuti sebuah kata spontanitas dari Kajari Kotim, Wahyudi.
Pertanyaan awak media saat itu seputar lelang jabatan eselon II yang digelar pemkab, beberapa waktu lalu.
Mendapat pertanyaan itu, Putu Sudarsana berupaya menghindar sambil terus menuju mobilnya.
Kajari Kotim, Wahyudi yang saat itu beriringan dengan sekda sempat mengeluarkan kata spontanitas. "Nah itu Pak Putu, saran saya ulang saja lelang jabatan itu," ujar Wahyudi.
Hal itupun langsung membuat Putu akhirnya bungkam. "Nanti saja ya masalah itu, nanti saja,"ujar Putu menuju mobilnya. Sontak saja sikap Putu menuai tanda tanya. Bahkan Kajari sempat tersenyum melihat tingkahnya.
Sekda juga terlihat seakan menolak pertanyaan seputar lelang jabatan yang diisukun diatur terlebih dahulu. Pasalnya saat tes wawancara dan pemaparan makalah beberapa waktu lalu sebelum ada pengumuman hingga saat ini sudah muncul sejumlah nama yang akan menempatkan jabatan kepala dan badan di tujuh instansi yang dilelang itu.
Rabu (15/3/2017) lalu, 20 pejabat mengikuti lelang jabatan eselon II, untuk mengisi jabatan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Kepala Dinas Kominfo, Kepala Dinas Satpol PP, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Kepala Dinas Sosial, dan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah. (NACO/B-11)








