BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Menaggapi maraknya isu penculikan anak di lingkungan masyarakat dan sekolah dasar maupun di media sosial Facebook, Kapolres Kobar AKBP Pria Premos meminta masyarakat tenang. 

Ia menegaskan, penculikan anak di Pangkalan Bun tidak terjadi. "Tidak ada penculikan anak, sampai hari kami tidak menerima laporan dari keluarga korban," kata Premos, Sabtu (25/3/2017).

Ia menyatakan, masyarakat terbawa kondisi media sosial yang tengah ramai memperbincangkan kasus penculikan anak ini. Terlebih, di medsos bisa siapa saja melempar isu atau menciptakan suasana yang membuat khawatir para orang tua.

"Saya pantau di medsos itu, percobaan penculikan, anaknya sampai pingsan atau tangannya di sayat oleh penculik. Kalau itu benar segera laporkan ke kami. Bukan malah di postinh di medsos dan membuat semua masyarakat khawatir," katanya.

Beberapa isu penculikan anak memang santer di posting beberapa pengguna Facebook di salah satu group Facebook Pangkalan Bun. Sontak, postingan itu menyita perhatian terlebih para orang tua. Bahkan, saking khawatirnya, beberapa warga yang menjumpai orang misterius dengan mudahnya diasumsikan sebagai penculik.

"Orang tua harus tetap waspada menjaga anaknya bukan hanya dari penculik," ujar Kapolres. (CECEP HERDI/B-10)