BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Belum lama ini, akun gadungan para pejabat daerah seperti kepala SKPD, anggota DPRD hingga kepala desa di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) menyebar di media sosial (medsos) Facebook. Akun palsu itu melalui pesan pribadi meminta sejumlah uang dengan cara transfer ke nomor rekening.
Sejumlah pejabat pun mulai berhati-hati atas pencatutan nama ini. "Saya tidak bertanggung jawab atas kerugian moril maupun materil yang disebabkan atas akun Facebook yang mengatasnamakan saya," tulis Kepala Dinas Peternakan dan Perlindungan hewan Kabupaten Kobar, Rosihan Pribadi di akun Facebook miliknya, Minggu (26/3/2017).
Dalam postingannya itu, ia menyampaikan ada orang tidak bertanggung jawab yang sengaja membuat akun Facebook yang menyerupai akun miliknya, dari mulai nama hingga informasi foto dan sebagainya. "Saya tidak mengizinkan kepada siapa pun untuk menyalin dan menampilkan foto-foto saya dan digunakan untuk hal-hal yang tidak benar," tegas Rosihan.
Muhammad Mulkan, Kepala Desa Sungai Kapitan Kecamatan Kumai Kabupaten Kotawaringin Barat juga menulis status serupa. "Saya tidak mengijinkan siapapun untuk menggunakan foto dan informasi di akun Facebook saya dan di grup Facebook ini ke media apapun," terangnya.
"Kiranya hal ini bukan hanya berlaku untuk akun saya. Tapi juga akun Facebook istri saya, juga akun fb teman-teman yang lain," tulisnya. (CECEP HERDI/B-10)








