BORNEONEWS, Muara Teweh – AT yang merupakan guru kesiswaan di Madrasah Istqomah membantah tudingan SM dan SY. SM dan SY menyebut AT yang memerintahkan memukul 19 pelajar. Namun, AT membantah hal tersebut.
AT saat ditemui Borneonews, Jumat (31/3/2017) malam mengatakan, tudingan tersebut merupakan fitnah terhadap dirinya. "Saya sama sekali tidak memerintah SM untuk memukul pelajar, bahkan saya malah memohon agar dia tidak melakukan pemukulan tersebut," terang AT, saat ditemui di Gedung Balai Antang Muara Teweh.
Namun, SM malah dengan semangat dan emosi memukul anak-anak tersebut. Untuk itu, dirinya akan menuntut balik atas pernyataan yang dilaporkan tersebut, apabila pernyataan itu tidak dicabut oleh SM dan SY.
"Karena saya sudah memukul, dan disitu juga anak kamu, maka semuanya harus dipukul. Saya bilang terserah kamu, silakan pukul," terang AT sambil memperagakan kejadian tersebut.
AT mengakui dirinya melakukan pemukulan terhadap SM karena spontan melihat dan mendengar tangisan dan jeritan para anak-anak yang dipukul SM. (RAMADHANI/B-2)








