BORNEONEWS, Sampit - Dari beberapa kegiatan pelatihan kerja yang digelar oleh Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Kotawaringin Timur, Lapas Klas IIb Sampit dapat bagian latihan kerja elektronika dan menjahit.
Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Kotim, Bima Eka Wardana mengatakan keterampilan ini diberikan dengan maksud memberikan kesempatan usaha secara mandiri sehingga bisa mempersiapkan diri dalam mencari kerja dan bisa bersaing di pasar kerja di Kotim.
"Kegiatan yang berbasis masyarakat ini terdiri dari meubeler, komputer, tata boga, menjahit, listrik, servis sepeda motor dan elektronika, sementara untuk di Lapas klas IIb Sampit diadakan latihan kerja menjahit dan elektro," kata Bima, saat menyampaikan laporannya di kegiatan latihan kerja di Lapas Klas IIb Sampit, Senin (10/4/2017).
Bima menjelaskan kegiatan latihan kerja ini peserta selain dari warga binaan juga ada dari masyarakat, di mana kegiatan itu dipusatkan di tiga tempat, selain di Lapas juga dilaksanakan di Loka latihan kerja dan perkebunan kelapa sawit. "Ada 128 orang yang ikut dalam kegiatan ini secara keseluruhan," kata Bima.
Kegiatan ini, lanjut dia, dilaksanakan dalam rangka optimalisasi program dengan mensinkronkan pasar kerja dan sumber daya manusia. Setelah lulus nanti peserta juga akan mendapatkan sertifikat. "Untuk kegiatan ini sendiri dibiayai oleh Pemerintah Daerah melalui DPA Dinas Tenaga Kerja Kotim," kata Bima. (NACO/B-8)








