BORNEONEWS, Buntok – Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKPPP) Barito Selatan (Barsel), terus melakukan sosialisasi pencegahan rabies pada anjing. Kabid Peternakan, Hevijanto mengatakan, sosialisasi ini dilakukan secara bertahap dimulai dari aparat pemerintahan desa dan dilanjutkan sosialisasi kepada para pemilik hewan penyebar rabies.

Sosialisasi yang telah dilakukan, lanjut dia, diutamakan untuk desa-desa yang potensial terhadap penyebaran rabies. Sosialisasi yang dilakukan adalah sosialisasi terpadu yang melibatkan petugas kesehatan yang ada di desa-desa. “Kita bekerjasama dengan dinkes, penyuluh, pemerintah desa untuk melakukan upaya preventif untuk mencegah rabies diseluruh desa di Kabupaten Barsel,” kata Hevijanto kepada Borneonews, Kamis (20/4/2017).

Setelah itu, lanjut dia, pihaknya melakukan vaksinasi pada Mei 2017 nanti. Selain itu juga dilakukan upaya pengendalian dan pengobatan. Ia menegaskan, dengan adanya Peraturan Daerah (Perda) penanggulangan dan pencegahan rabies, maka tidak ada lagi pemilik hewan penular rabies khususnya ajing yang tidak mau di vaksinasi. “Untuk itu kita optimis target vaksinasi massal sebanyak 3.200 hewan penular rabies akan tercapai,” ucap dia. (URIUTU DJAPER/B-8).