BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Harga minyak sawit mentah (CPO) langsung menguat begitu perdagangan Selasa (2/5/2017) dibuka pasca libur panjang akhir pekan. Peningkatan ekspor Malaysia menjadi sentimen positif bagi CPO pada perdagangan pertama Mei.
Intertek Testing Services melaporkan ekspor produk sawit Malaysia selama April naik 4,6% menjadi 1.125.942 ton, dibandingkan pada Maret yang sebesar 1.076.240 ton.
Menurut Analis PT Monex Investindo Futures, Putu Agus Pransuamitra, data tersebut menjadi indikasi adanya peningkatan permintaan pada akhir April, melihat sebelumnya Intertek melaporkan ekspor Malaysia periode 1 – 25 April turun sebesar 3,4% dibandingkan periode yang sama pada Maret.
"Harga CPO saat ini masih tertahan dekat level terendah sembilan bulan setelah pada pekan lalu membukukan penurunan tiga pekan beruntun. Produksi yang diperkirakan meningkat di tahun ini, baik dari Indonesia maupun Malaysia, menjadi penyebab terus menurunnya harga CPO," kata Putu dalam risetnya di Jakarta, Selasa.
Pada pukul 10.28 WIB, CPO diperdagangkan di kisaran 2.526 ringgit per ton, dengan rentang perdagangan potensial hari ini adalah 2.500 – 2.560 ringgit per ton. (NEDELYA RAMADHANI/m)








