BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Nelayan Desa Teluk Bogam dan Keraya menangkap seekor buaya, Jumat (5/5/2017) pagi sekitar pukul 10.00 WIB. Hal itu disampaikan Petugas Kesehatan Puskesmas Teluk Bogam Sjamsul Abidin melalui sambungan telepon.

"Kejadiannya tadi pagi, sekitar pukul 10, nelayan dari Teluk Bogam dan Keraya sama-sama sedang melengkong (mencari ikan), lalu ada buaya yang nyangkut di jaring, tapi sempat lepas," kata Sjamsul.

Kemudian, lanjut dia, karena resah dan takut buaya itu membahayakan keselamatan warga, nelayan itu pun meminta bantuan nelayan lain dan bekerja sama dan akhirnya berhasil menangkap buaya itu. "Sudah sejak hari Kamis pagi, banyak anak-anak Keraya juga menyampaikan ke saya, melihat buaya ukurannya halus (kecil) di pantai sekitar RT 01, itu mungkin anak-anak buaya ini," imbuh dia.

Sjamsul berharap aparat terkait bisa segera menangani buaya-buaya ini. Sebab berdasarkan perhitungan warga ada 5-6 ekor buaya kecil yang berkeliaran di pantai. "Selain itu, ada anak namanya Wisnu melihat buaya besar di belakang rumahnya, kemungkinan itu yang jantan, suaminya karena yang tertangkap ini betina," ungkap dia.

Dihubungi terpisah, Kepala BKSDA Kalteng Seksi Konservasi Wilayah (SKW) II Pangkalan Bun Agung Widodo juga sedang melakukan evakuasi buaya di Pantai Sukamara. Ia meminta agar nelayan berhati-hati saat beraktivitas di pantai.

"Saya akan segera tindaklanjuti, saya minta kontak warganya, ini kami juga satu tim sedang evakuasi buaya juga ini di Pantai Sukamara," kata Agung. (KOKO SULISTYO/B-8)