BORNEONEWS, Sukamara - Tiga ekor buaya sungai yang tersangkut di jaring nelayan di Sungai Mapam, Desa Petarikan, Kecamatan Sukamara, Kabupaten Sukamara, langsung diserahkan ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat.

"Setelah buaya berhasil dievakuasi dari Sungai Mapam, warga langsung menghubungi BKSDA untuk diserahkan." kata Temanggung, warga Desa Petarikan, saat dihubungi Borneonews melalui telepon, Minggu (7/5/2017).

Menurut dia, tiga ekor buaya tersebut diserahkan ke BKSDA demi keamanan warga sekitar mengingat hewan buas tersebut bisa menyerang kapan saja.

"Buaya yang ditangkap warga sudah diserahkan sejak Jumat (5/5/2017) dan saat ini sudah dibawa oleh petugas BKSDA," ujarnya.

Menurut Temanggung, tiga ekor buaya yang dua di antaranya berukuran panjang 4 meter dan seekor lainnya 50 centimeter, ditangkap karena tersangkut jaring nelayan bernama Ujang yang dipasang di Sungai Mapam.

"Saat kembali ingin melihat jaring yang dipasang di Sungai Mapam dan di anak Sungai Jelai, dia (Ujang) dikagetkan dengan tiga ekor buaya tersangkut dan merusak jaring miliknya," sebut Temanggung.

Ujang lalu memberitahu warga dan nelayan lainnya. Mereka kemudian bersama-sama membawa tiga buaya itu ke darat untuk melepas jaring yang menjerat. (NORHASANAH/B-3)