BORNEONEWS, Palangka Raya – Ada pesan dan harapan baru dari Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Sugianto Sabran terkait pergantian pimpinan baru di tubuh PT Bank Kalteng. Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik pemerintah provinsi (Pemprov) ini harus menampilkan diri sebagai tuan di negeri sendiri.
“Jadilah tuan di rumah sendiri. Buatlah bank ini menjadi tuan, menjadi bank yang maju. Bank-bank lain yang beroperasi disini bisa maju, maka Bank Kaleng juga harus maju,” tegas gubernur seusai penutupan Rapat umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB), Selasa (4/7/2017) di Aula Eka Hapakat kantor Gubernur lantai 3.
Saat ini, bank plat merah itu diakui gubernur telah menunjukkan kinerja yang bagus. Namun untuk dikatakan sebagai badan usaha yang maju, masih ada tolok ukur yang lain yang harus dikejar. Seperti target masuk ke Buku II, yang berarti harus ada penambahan modal hingga di atas Rp1 triliun.
Sasaran lainnya bagaimana Bank Kalteng bisa berperan memberi stimulan bagi pelaku usaha kecil dan mikro, serta perambahahan bisnis yang lain untuk pengembangan seperti bisnis usaha syariah yang saat ini sudah digagas dengan hadirnya satu direksi yang menangani khusus.
“Yang jelas aharus menyasar segmen-segmen lain agar bank ini berkembang, menfasilitasi pelaku usaha kecil, dan memberi manfaat yang besar bagi segenap masyarakat Kalteng,” bebernya. (ROZIQIN/B-6)








