BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Harga minyak sawit mentah (CPO) menguat ke level tertinggi satu bulan pada perdagangan Selasa (4/7/2017), terdorong oleh beberapa sentimen positif.

"Salah satu faktor yang mendorong kenaikan harga CPO adalah naiknya produk kompetitor, yakni, minyak kedelai di Chicago Board of Trade," kata analis PT Monex Investindo Futures, Putu Agus Pransuamitra, dalam risetnya di Jakarta, Rabu.

Liburnya pasar AS, menurut Putu, sedikit mengurangi sentimen bagi minyak nabati, yang membuat CPO kemungkinan bergerak dalam rentang sempit pada Rabu ini.

Selain itu, kurs ringgit yang cenderung bergerak mendatar juga sedikit meredam kenaikan harga CPO. Sementara itu produksi sawit yang diperkirakan akan turun pada Juni mampu menjaga harga CPO bergerak dekat level tertinggi satu bulan.

"Hari Raya Idul Fitri di bulan Juni yang menjadi hari libur bagi beberapa pekerja menjadi alasan kemungkinan turunnya produksi," ucapnya.

Harga CPO di Bursa Derivatif Malaysia hari ini berada di kisaran 2.490 – 2.520 ringgit per ton. (NEDELYA RAMADHANI/m)