BORNEONEWS, Buntok - Masyarakat Kabupaten Barito Selatan tampaknya harus ekstra hati-hati terhadap penipuan. Apalagi, belum ada ini ada pelaku kejahatan mengatasnamakan Kasat Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) menyebar sms penipuan yang ujung-ujungnya minta pulsa.

Informasi terhimpun, modus penipuan tersebut dengan menghubungi pemilik toko dengan alasan meminjam mobil untuk mengangkut barang-barangnya. Kemudian meminta mengisikan pulsa ke nomor yang ditentukan.

Salah seorang pemilik toko, Mudha Fadlani mengatakan, dirinya pernah ditelpon seseorang yang mengaku Kasat Jatanras Polres Barsel bernama AKP Imam Arianto.

“Dia menelpon saya meminjam mobil untuk mengangkut barangnya dari rumahnya di asrama polisi Jalan Kaladan,” kata Mudha Fadlani, Kamis (6/7/2017).

Tak lama kemudian, lanjut dia, masuk pesan singkat dari pelaku yang meminta dikirimkan pulsa sebesar Rp100 ribu ke dua nomor berbeda. Pelaku berjanji menggantinya sebesar Rp250 ribu, saat korban tiba di rumah yang disebutkannya di pesan.

Merasa curiga dengan isi SMS tersebut, dia berusaha mencari informasi tentang jabatan yang diakui pelaku, dengan menanyakan kepada kakak iparnya yang merupakan anggota kepolisian.

“Kakak ipar saya bilang tidak ada Kasat Jatanras di Polres Barsel. Itu pasti penipuan,” ucap dia.

Sementara itu, saat dikonfirmasi Kapolres Barsel AKBP Yussak Angga mengatakan, sampai saat ini belum ada korban yang melaporkan secara resmi terkait dugaan penipuan tersebut.

“Kita sarankan kepada korban penipuan untuk melapor ke Polres Barsel atau Polsek Dusel, agar dapat ditindak lanjuti,” tandas dia. (URIUTU DJAPER/B-11)