BORNEONEWS, Kuala Kurun - Pasca banjir besar di Kabupaten Gunung Mas, pekan lalu, wilayah Kuala Kurun mulai jarang diguyur hujan. Di samping itu, cuaca di wilayah kabupaten bermoto bumi habangkalan penyang karuhei tatau, mulai panas.
Hal tersebut mengingatkan masyarakat waspada terhadap kebakaran. "Dalam beberapa hari ini hujan sudah jarang terjadi. Sehingga mulai terjadi kekeringan," ujar Santani (34), salah seorang warga Kuala Kurun, Rabu (26/7/2017).
Warga lainnya, Wahyudi (39) menuturkan, dua hari setelah banjir besar pekan lalu, wilayah Kuala Kurun terjadi hujan gerimis. Namun hanya sebentar sehingga kekeringan masih terjadi. "Nampaknya kita sudah harus waspada terhadap kebakaran. Sebab mulai terjadi kekeringan," terang dia.
Terkait dengan akan tibanya musim kemarau, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gunung Mas telah mendirikan posko siaga bencana kebakaran. Para petugas dari sejumlah instansi pun siaga di posko tersebut. (EPRA SENTOSA/B-2)
Setelah Banjir, Kuala Kurun Jarang Diguyur Hujan
Redaksi
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Hujan Singkat Guyur Kapuas Murung, Warga Berharap Jadi Awal Musim Penghujan
Sejumlah Wilayah Kotim Diguyur Hujan Lebat, BMKG Sebut Terjadi Secara Alami
Hujan Deras Guyur Cempaga Hulu Setelah Kemarau Panjang
Kapuas Selatan Diprediksi Jadi Wilayah Terakhir Masuk Musim Hujan
Hujan Singkat Sambangi Kuala Kapuas, Kabut Asap Mulai Menipis Menjelang Sore
Waspadai Risiko ISPA Selama Musim Kemarau
Komentar (0)
Memuat komentar…







