BORNEONEWS, Palangka Raya – Sesosok mayat laki-laki ditemukan di Daerah Aliran Sungai (DAS) Rungan, Kelurahan Petuk Bukit, Kecamatan Rakumpit, Kota Palangka Raya, Rabu (2/7/2017) sekitar pukul 09.00 WIB.
Aparat kepolisian langsung meluncur ke lokasi temuan mayat. Tidak hanya dari anggota Polsek Rakumpit, Polres Palangka Raya turun ke lokasi, tidak terkecuali Kasat Reskrim AKP Ismanto Yuwono.
Untuk bisa sampai ke lokasi temuan, polisi harus menggunakan alat transportasi kelotok lalu menempuh jarak kurang lebih 45 menit. Dari hasil pengecekan, mayat ini diduga bernama Sungket alias Apin (55), Mantir Adat, Kelurahan Gaung Baru.
“Betul, almarhum mantir adat yang hilang sebulan lalu. Jenazah sudah kita evakuasi bersama warga menuju RSUD Doris Sylvanus,” kata AKP Ismanto Yuwono.
Sebelumnya, Kamis (22/6/2017) aparat kepolisian menerima laporan dari Sally AE Riwung (52), rekan korban. Dalam laporan itu pelapor mengatakan berawal ketika ia bersama korban berangkat dari pelabuhan Gaung Baru menuju Palangka Raya dengan menggunakan kelotok.
Dalam perjalanan, kelotok tiba-tiba menabrak sesuatu sehingga kelotok pun terhenti. Kelotok selanjutnya oleng ke kanan, lalu air masuk ke dalam kelotok. Selanjutnya Sally ke luar dari kelotok dan memegang kayu, sedangkan korban berusaha berenang ke tepian.
Tak berselang lama, korban menghilang. Pascakejadian, tim SAR, BNPB, Polri, TNI bersama warga juga sempat melakukan pencarian. (BUDI YULIANTO/B-6)
Mantir Adat Kelurahan Gaung Baru Ditemukan Meninggal di DAS Rungan
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Pikap Penjual Tahu Bulat Tabrak Median Jalan di Depan Hotel Zuri Banjarmasin
Panik Lihat Polisi Patroli, Pemotor Bonceng Tiga di Palangka Raya Terjatuh
Seorang Pria di Banjarbaru Tewas Diduga Tertimpa Triplek di Gudang
Pemotor Tergeletak Bersimbah Darah Usai Kecelakaan di Pertigaan Ahmad Yani-Seth Adji Kapuas
Empat Orang Diduga Jadi Korban Tabrak Lari di Sungai Tabuk, Satu Meninggal Dunia
Pemotor Tabrak Pagar Rumah di Mentaos, Diduga Hilang Fokus di Tikungan
Komentar (0)
Memuat komentar…







