BORNEONEWS, Sampit - Buaya di Sungai Mentaya, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mulai mengganas. Bahkan, sudah ada menyerang ternak warga di Desa Jaya Karet, Kecamatan Mentaya Hilir Selatan, Kotim.
Beberapa ekor ayam milik masyarakat di tepi lanting raib dimakan hewan dilindungi tersebut. "Ada beberapa ekor ayam milik warga yang hilang diserang buaya. Mungkin sekitar tiga atau empat ekor ayam. Kejadiannya beberapa hari yang lalu," ujar Sekretaris Desa Jaya Karet, Jaki Mubarak.
Desa Jaya Karet merupakan salah satu desa di Kabupaten Kotim yang warganya beberapa kali diserang buaya hingga tewas. Bahkan, ada yang tewas dan jasadnya tak kunjung ditemukan hingga saat ini. Di desa ini pula sempat beberapa ekor buaya muara ditangkap, baik yang masih hidup maupun yang sudah mati.
Adanya serangan buaya terhadap ternak warga tersebut membuat masyarakat sekitar semakin meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat mandi maupun melakukan aktivitas lainnya di kawasan Sungai Mentaya. "Warga masih sering melihat buaya muara yang muncul ke permukaan. Warga juga sudah semakin waspada terhadap serangan buaya. Bahkan mereka membatasi aktivitas di sekitar sungai," kata Jaki.
Sebagai antisipasi, banyak warga yang tinggal di daerah tersebut memasang kawat besi di sekeliling lanting atau dapur rumah mereka. Hal itu dilakukan agar tetap bisa beraktivitas seperti mencuci pakaian dan mandi di sungai. "Banyak yang sudah memasang kawat besi di tepi sungai, hal itu dilakukan untuk menghindari serangan buaya," terang Jaki. (MUHAMMAD HAMIM/B-2)
Ngeri, Buaya Sungai Mentaya Mulai Serang Ternak Warga!
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Warga Sembuluh Dikejutkan Buaya Terjerat Jala Saat Mencari Ikan
Wakil Bupati Gumas Ajak Kawal Investasi untuk Kesejahteraan dan Keadilan Masyarakat
Janice Tjen dan Storm Hunter Juara Ganda Putri Japan Open 2026
Pekab Gumas Bagikan Bantuan Bibit Cabai hingga Tomat untuk Masyarakat
Dua Gol Nicolas Jackson bawa Aston Villa Tekuk Man City 2-1
Ikut Manugal, Wakil Bupati Gumas Ajak Masyarakat Manfaatkan Lahan
Komentar (0)
Memuat komentar…







