BORNEONEWS, Sukamara - Kepala Kantor Pelayanan Penyuluhan dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP) Kabupaten Sukamara, Teguh Lestyo, mengatakan akibat minimnya pengetahuan masyarakat terhadap pentingnya pajak bagi pembangunan, membuat pembayaran dan kepatuhan pelaporan pajak masih rendah.

"Peran penting pajak sebagai penopang negara mencapai 75% dan ini menunjukkan betapa pentingnya pajak dalam pembangunan bangsa," kata Teguh, Senin (14/8/2017).

Namun, lanjutnya, pentingnya peran pajak masih belum banyak diketahui masyarakat. Sehigga kepatuhan dalam pembayaran maupun pelaporan pajak masih sangat rendah.

"Kita berharap dengan program yang dijalankan dan sosialiasi yang dilakukan bisa meningkatkan pemahaman masyarakat di Kabupaten Sukamara tentang pajak, sehingga kesadaran mereka untuk taat membayar pajak semakin tinggi," harap dia.

Teguh menambahkan, saat ini pihaknya melaksanakan program Pajak Bertutur dengan sasaran kalangan pelajar. Melalui program Pajak Bertutur diharapkan mampu memberikan awareness (kesadaran) atau kepedulian pada diri pelajar untuk lebih memahami peran penting pajak dalam pembangunan serta kehidupan sehari-hari.

"Kegiatan ini adalah upaya kita dalam mempersiapkan generasi sadar pajak di Kabupaten Sukamara," sebutnya. (NORHASANAH/B-3)