BORNEONEWS, Sampit - Aksi pencurian kembali marak terjadi. Kini giliran seorang wartawan, Rado, menjadi korbannya. Bahan material rumahnya digasak maling hingga mengakibatkan kerugian sekitar Rp2 juta.

Menurut warga Jalan Cristopel Mihing, Kelurahan Baamang Tengah, Kecamatan Baamang, kejadian tersebut terjadi di lokasi pembangunan rumahnya di Jalan MT Haryono Barat, Kecamatan Ketapang.

Aksi pencurian itu terjadi pada Senin (11/9/2017) sore lalu, namun baru ia ketahui pada Selasa (12/9/2017) setelah diinformasikan rekannya kalau profile tank miliknya tidak ada di tempat.

"Saat saya cek ternyata tidak hanya profile tank yang diangkut, namun juga bata dan pasir dan kabel juga diangkut mereka," kata warga asal Desa Luwuk Bunter, Kecamatan Cempaga tersebut.

Menurut keterangan tetangga Rado, aksi pencurian itu dilakukan oleh beberapa orang pelaku yang secara khusus menggunakan pikap untuk mengangkut material bangunannya itu.

Para pelaku kepada warga sekitar beralasan mengambil bahan-bahan tersebut disuruh oleh pemilik rumah sehingga warga sekitar tidak curiga. "Sementara saya saja tidak pernah menyuruh orang mengambilnya, padahal profile itu mau saya angkut, keduluan maling membawanya," tegas Rado.

Atas kejadian itu Rado alami kerugian sekitar Rp2 juta. Rencananya ia akan melaporkan kejadian tersebut kepada aparat kepolisian setempat. (NACO/B-2)