BORNEONEWS, Sampit - Hotspot masih terpantau, terutama di wilayah selatan Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), berdasarkan laporan Posko Siaga Darurat Bencana asap akibat kebakaran hutan, lahan dan kebun Kabupaten Kotim.

Menurut Kepala Badan Penanggulanan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kotim M Yusuf MT melalaui Kabid Kedaruratan dan Logistik, Sutoyo titik hotspot yang terjadi di Kecamatan Mentaya Hilir Selatan dengan confidance 16 hingga 19 persen.

Di sana menurut Sutoyo tim sudah melakukan pemadaman terhadap api tersebut di mana akibat kebakaran itu mengakibatkan lahan sekitar 10 hektar terbakar. "Kebakaran api bagian bawah sampai saat ini api masih menyala," kata Sutoyo, Selasa (12/9/2017) malam.

Sementara pemadaman yang dilakukan dari pukul 11.30 wib hingga 16.30 wib petugas sebagian besar sudah memadamkan api tersebut. Petugas yang dikerahkan terdiri dari petugas Damkar, BPBD, TNI, Polri, Manggala Agni serta warga sekitar.

Dari prakiraan cuaca tidak ada tanda-tanda akan turun hujan, di mana prediksi pagi berawan, siang berawan terputus, sore cerah, malam berawan terputus, dini hari sebagian cerah.

Sementara suhu mencapai 26 derajat celcius, kelembaban 86 persen, kecepatan angian 9-20 KJP, arah angin menuju selatan, sementara itu pantauan cuaca secara visual di setiap arah cerah berawan. (NACO/B-5)