BORNEONEWS, Sampit - Guna memberikan kenyamanan terhadap pengunjung Ikon Kota Patung Jelawat, Polsek Kawasan Pelabuhan Mentaya (KPM), Sampit, terus melakukan pengawasan hingga razia di tempat tersebut.

"Kami tidak menentu melakukan razia terhadap sejumlah pengunjung yang dicurigai, demi kenyamanan pengunjung di ikon kota tersebut," ujar Kapolsek KPM Iptu Irfan Ali Reza, Selasa (26/9/2017).

Mereka melakukan pemeriksaan terhadap pengunjung, terutama anak di bawah umur yang masih berada di tempat tersebut lewat pukul 21.00 WIB. Mereka juga melakukan penyisiran terhadap pengunjung yang mabuk. Hal itu dilakukan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti perkelahian, mengganggu pengunjung, maupun yang paling ditakutkan yakni jatuh ke Sungai Mentaya.

"Kita sangat khawatir kalau ada pengunjung yang mabuk hingga jatuh ke sungai. Sehingga sangat berbahaya," terang Irfan.

Pihaknya juga melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah pengunjung. Dimana mereka penggeledahan di badan beberapa pengunjung guna memeriksa apakah membawa narkoba, sajam, maupun hal lainnya yang dapat membahayakan pengunjung lainnya. Namun dalam pemeriksaan tersebut, tidak ditemukan benda tajam atau narkoba.

"Tidak ada kami temukan pengunjung yang membawa barang atau senjata terlarang, dan situasi tetap kondusip," kata Irfan.

Walaupun begitu, pihaknya juga memberikan himbauan kepada masyarakat agar selalu berhati-hati saat berkunjung ke Ikon Kota Patung Jelawat. Jangan membawa atau menggunakan perhiasan yang terlalu mencolok. Karena bisa saja di tempat tersebut para pelaku kriminal berkeliaran. Sehingga menjadi sasaran mereka untuk beraksi. (MUHAMMAD HAMIM/B-5)