BORNEONEWS, Sukamara - Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Sukamara mengambil sampel darah anjing, untuk memastikan berhasil atau tidaknya program vaksinasi rabies.

"Kami bersama Tim Balai Viteriner (Bivet) Banjarbaru telah mengambil sampel darah anjing," kata Kabid Peternakan DKPP Sukamara, Syamsir Hidayat, Senin (2/10/2017).

Pengambilan sampel dilakukan setelah vaksinasi terhadap anjing-ajing tersebut. Hasilnya, vaksinasi dinyatakan membuahkan hasil.

"Pengambilan sampel dilakukan pada dua desa di Kecamatan Balai Riam, yakni Desa Jihing dan SP2." ujar Syamsir.

Lanjutnya, dari pengambila sampel darah anjing yang telah dilakukan tidak ada menunjukkan hewan peliharaan warga yang mengidap rabies. "Hasil laboratorium menunjukkan bahwa negatif rabies," terangnya. (NORHASANAH/B-11)