PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pukulan mendadak mendarat ke wajah MU (40) ketika ia dikawal aparat kepolisian datang ke makam anaknya yang masih berusia 14, Selasa (24/10/2017).

Pukulan itu datang dari seorang laki-laki yang mengenakan jaket hitam dan kuning. MU sempat mundur beberapa langkah pasca peristiwa itu terjadi.

Aparat kepolisian langsung mencoba menenangkan situasi dan meminta sang lelaki itu tidak melakukannya lagi. Sebelumnya kedatangan MU ke tempat pemakaman sempat membuat keluarga korban geram.

Bahkan tante korban berinisial LA juga sempat melontarkan kata jengkel terhadap MU. "Pembunuh kamu," celetus LA sambil menangis.

LA kemudian mencoba mendekati MU di tengah kondisinya yang terlihat emosi. Namun polisi langsung menghadang dan memintanya untuk tetap tenang.

Saat polisi menenangkan LA itulah, pukulan datang dari lelaki yang berada di sebelah kanan. Situasi kembali berjalan tenang meski ada beberapa di antara keluarga yang terlihat jengkel.

Namun sebagian di antara warga lainnya juga ada yang mencoba menenangkan MU untuk bersabar ketika ia menangis. (BUDI YULIANTO/B-6)