BORNEONEWS, Sampit - Kepolisian Resor (Polres) Kotawaringin Timur masih belum bisa mengungkap kasus tewasnya perempuan bernama Nur Fitri (24). Hingga kini pelakunya masih belum terungkap. Hal itupun menimbulkan pertanyaan sejumlah pihak.

Terkait itu, Polres Kotim beralasan saat ini masih terus melakukan penyelidikan. "Kami sudah melakukan ekspos dan nanti masih menunggu hasil penyelidikan," kata Kapolres Kotim AKBP Muchtar Supiandi Siregar melalui Kasat Reskrim AKP Samsul Bahri, Rabu (1/11/2017).

Aparat masih mengumpulkan sejumlah alat bukti untuk mengungkap kasus tersebut. Belum ada tersangka yang ditetapkan sebagai pelaku dalam tewasnya Nur Fitri. “Nanti hasil penyelidikan akan kami sampaikan,” tambah Samsul Bahri.

Sebelumnya, paman korban Sahuri (56) mengatakan keluarga masih menunggu pengungkapan kasus ini dari aparat kepolisian. Mereka berharap, polisi bisa secepatnya mengunkap kasus tersebut. Karena mereka menduga kuat, Nur Fitri adalah korban pembunuhan.

Nur Fitri ditemukan tewas di tepi Jalan Pramuka, Kecamatan MB Ketapang pada Sabtu (14/10/2017) pagi. Berdasarkan pemeriksaan tim dokter, ditemukan adanya bekas benturan di bagian belakang kepala korban. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)