BORNEONEWS, Sampit - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia Yohana Susana Yembise mengatakan, perempuan Indonesia akan setara dengan laki-laki di tahun 2030 mendatang.

Hal tersebut dikarenakan Indonesia masuk sebagai satu dari 10 negara yang dipersiapkan untuk menuju Planet 50:50 pada 2030.

"Arti dari program tersebut yakni kaum perempuan akan mendapatkan akses, manfaat, kontrol, dan partisipasi yang sama dengan laki-laki. Dalam hal pembangunan maupun jabatan," ujar Yohana, Selasa (21/11/2017).

Di tahun 2030, perempuan akan memperoleh akses yang sama dengan kaum laki-laki. Terkait itu, Yohana menekankan perempuan harus mampu memperjuangkan haknya. Jangan hanya diam dan tidak melakukan hal bermanfaat. Karena bangsa dan negara sudah memberikan kesempatan untuk seluruh wanita yang ada di negara ini.

"Perempuan harus dapat memperjuangkan haknya melalui kesempatan yang telah diberikan oleh bangsa dan negara," kata Yohana.

Dia menyebutkan banyak sekali cara untuk memberikan persamaan kepada perempuan. Salah satunya adalah diberikan peluang dan kesempatan untuk berpartisipasi di ranah publik. Seperti halnya menjadi pemimpin baik itu sebagai bupati, anggota legislatif, bahkan kepala desa sekalipun.

Dengan adanya hal itu, maka pemerintah harus memberikan seluas-luasnya kesempatan bagi perempuan untuk menduduki posisi-posisi penting yanga ada di daerahnya masing-masing. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)