BORNEONEWS, Palangka Raya - Kedatangan sopir bus Romli (42) di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD dr Doris Sylvanus Palangka Raya langsung disambut jeritan tangis oleh keluarganya yang sudah menunggu.

Ia adalah seorang perempuan yang merupakan istri dari Romli. Tangisan itu terhentak begitu ia membuka kain yang menutupi kaki Romli. Sebab, informasinya Romli mengalami luka patah kaki.

Perempuan tersebut kemudian ditenangkan oleh pihak keluarga lainnya. Butuh beberapa menit barulah ia merasa tenang. Sementara itu, Romli dibawa ke ruang medis untuk mendapatkan perawatan.

Pantauan Borneonews, korban yang dirujuk ke RSUD dr Doris Sylvanus Palangka Raya terus berdatangan. (BUDI YULIANTO/B-8)