BORNEONEWS, Palangka Raya - Suasana tegang terlihat di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD dr Doris Sylvanus Palangka Raya, Minggu (17/12/2017) sore. Tegang karena menanti keluarganya yang menjadi korban tabrakan antara Bus Damri vs Truk tiba di rumah sakit tersebut.
Satu persatu pun korban berdatangan. Korban sebelumnya juga sempat mendapat penanganan medis baik dari Puskesmas Jabiren maupun Rumah Sakit Kalampangan. Bahkan ada di antaranya keluarga yang menanti menjerit menangis melihat kondisi keluarga luka berat.
Data yang dihimpun Borneonews hingga pukul 16.00 WIB, ada tujuh korban yang sudah dirujuk. Di antaranya Nur Safitri (10), Katemo (66), Romli (42) atau sopir Bus Damri, Galih (9), Siti Nur Wulan (13), Saman (43) dan Sopiah (56).
Dari jumlah itu, Nur Safitri dan Galih merupakan cucu Katemo. Kemudian Saman adalah ibu Nur Safitri. Semua saat ini sedang mendapatkan penanganan serius oleh tim medis. Sebab, ada di antaranya yang masih belum sadarkan diri.
Sopiah yang masih mampu berkomunikasi mengatakan bahwa peristiwa itu terjadi dengan kecepatan tinggi. Bus dari Pangkoh, Kabupaten Pulang Pisau menuju Palangka Raya dengan membawa puluhan penumpang.
"Bis di lajur yang benar. Truk yang nabrak," kata Supiah yang detik-detik kejadian sempat berucap Astagfirullah.(BUDI YULIANTO/B-8)
Ada 7 Korban Tabrakan Bus Damri Vs Truk Dirujuk ke RSUD Doris Sylvanus
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Dua Pemotor Berboncengan Tewas di Lingkar Selatan Banjar, Diduga Tabrak Truk Parkir
Pemotor Ditemukan Bersimbah Darah di Jalan Japri Zam-Zam, Meninggal Usai Dievakuasi ke RS Ulin
Ceceran Tanah di Flyover Ahmad Yani Banjarmasin Pemicu Kecelakaan, Pemotor Alami Patah Kaki
Pria di Sampit Dilaporkan ke Polres Kotim atas Kasus Asusila terhadap Anak 8 Tahun
Penerbangan di Kalteng Terdampak Karhutla, Kemenhub Minta Penumpang Rutin Cek Jadwal
Kalteng Prioritas Penanganan Karhutla, BNPB: Bantuan Luar Negeri untuk Teknologi Pemadaman
Komentar (0)
Memuat komentar…







