BORNEONEWS, Sampit - Imbauan pihak kepolisian agar berkendara dengan aman tanpa mengonsumsi benda-benda yang memabukkan nampaknya tidak di indahkan oleh Sumanto. Warga Jalan Batu Akik, Kecamatan Ketapang itu harus merasakan kerasnya aspal, setelah motor yang dikendarainya terjatuh akibat susah dikendalikan karena mabuk, Rabu (20/12/2017) sekitar pukul 23.20 WIB.

Salah seorang warga mengatakan, korban saat itu berkendara seorang diri dan menabrak trotoar atau pembatas jalan. Bunyi benturan keras sontak membangunkan warga sekitar tempat kejadian perkara.

"Banyak yang langsung datang. Darahnya banyak, dari kepala juga ada yang keluar. Korban sudah dibawa ke rumah sakit sebelum polisi datang," ucap warga yang identitasnya minta dirahasiakan, Kamis (21/12/2017) sekitar pukul 01.00 WIB.

Kecelakaan tunggal tersebut terjadi di Jalan Muchran Ali, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur. Warga menduga pria yang mengalami kecelakaan tersebut dalam pengaruh minuman beralkohol.

"Kayanya lagi mabuk, ada bau lonang (arak lokal). Orangnya masih hidup makanya langsung dibawa ke rumah sakit agar mendapatkan perawatan," tutupnya. (ACHMAD SYIHABUDDIN/B-2)