BORNEONEWS, Sampit - Jalur lintas provinsi kembali menjadi tempat perkara kecelakaan lalu lintas. Sebuah mobil boks dengan mobil pribadi jenis minibus pada Sabtu (23/12/2017) lalu adu kuat di Jalan Tjilik Riwut Km 54, Dusun Bonot, Desa Rubung Buyung, Kecamatan Cempaga, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).

"Korban yang cidera ada dua orang, dan yang lainnya sehat jasmani dan rohani," ucap Kasatlantas Polres Kotim AKP Yudha Setiawan, Senin (25/12/2017).

Kejadian bermula saat mobil boks yang disopiri Rahmat Pitrianto (27) bersama rekannya Rahmat Syawal (23) melintas dari Palangka Raya menuju Sampit dengan kecepatan tinggi. Sesampainya di lokasi kejadian mobil KH 9730 PC itu berusaha mendahului kendaraan di depannya. Namun nahas, dari arah berlawanan datang mobil yang dikendarai Fauzi Anwar (46) yang membawa lima penumpang

"Jarak sudah dekat. Kecepatan tinggi. Mana sempat menghentikan mobil. Keduanya saling berbenturan. Mobil sama-sama oleng dan beruntung berhenti di pinggir jalan, hingga tidak menabrak pengendara lainnya yang sedang melintas," lanjutnya.

Pengendara yang melintas pun segera mengevakuasi para korban dan menghubungi pihak kepolisian. Dua orang yang ada di mobil boks dan empat penumpang mobil pribadi tersebut tidak mengalami luka lecet sedikitpun.

Namun, sang sopir, Fauzi, mengalami patah kaki bagian kanan dan satu penumpang atas nama Wiwin mengalami luka di bagian wajah akibat benturan didalam mobil dan dirawat di RSUD Murjani Sampit.

"Kejadian ini masih terus diproses. Para saksi sedang dimintai keterangannya. Kerugian meteriil diperkirakan mencapai Rp 5 juta," jelas Yudha. (ACHMAD SYIHABUDDIN/B-5)