BORNEONEWS, Muara Teweh - Setelah empat hari hilang, karyawan lepas PT BGP sub contractor PT Ophir Indonesia yang sedang melaksanakan kegiatan seismik di Desa Karendan, Kecamatan Lahei akhirnya ditemukan dalam kondisi linglung.

Karyawan lepas itu bernama Enal (33). Dia dilaporkan hilang pada Selasa (19/12/2017). Kapten Inf Praptomo menjelaskan pada Selasa dilakukan pencarian secara intern oleh PT BGP, karena pencarian tidak membuahkan hasil, maka pada Rabu (20/12/2017) sekitar pukul 16.00 WIB management PT Ophir menyampaikan permohonan permintaan bantuan untuk pencarian karyawan yang hilang.

Kamis (21/12/2017) pukul 10.00 WIB 15 personel dipimpin Kapten Inf Praptomo berangkat menuju Kecamatan Lahei tepatnya di Desa Luwe di PT BGP sub contraktor PT Opir Indonesia menggunakan speed boad tiba pukul 11.00 WIB dilanjutkan perjalanan menuju helly fed Desa Karendan.

Selanjutnya menuju camp 8 di Desa Karendan menggunakan heli copter tiba pukul 14. 15 WIB dalam rangka pencarian orang hilang, namun belum juga mendapatkan hasil.

Jumat (22/12/2017) kembali dilakukan pencarian dengan empat tim. Tim 1 dipimpin Kapten Praptomo bergerak menuju camp 14 dengan jarak 14 km, tim 2 dipimpin Pelda Gunawan bergerak menuju camp 04 dengan jarak 17 Km.

Sementara itu tim 3 dipimpin Sertu Sugiannor bergerak menuju ke camp 07 dengan jarak 6 Km dan tim 4 dipimpin Letda Inf Zulkifli bergerak menuju camp 03 dengan jarak 18 Km.

Dari hasil penyisiran sekitar pukul 18. 00 WIB Enal ditemukan oleh tim 4 dengan keadaan selamat di sekitar camp 03 kurang lebih 3 kilo meter dari camp dengan kondisi linglung,.

Dikatakan Praptopo untuk sementara Enal tidak bisa dimintai keterangannya karena yang bersangkutan mengalami gangguan jiwa. (RAMADHANI/B-6)