BORNEONEWS, Sampit - Buaya di Sungai Cempaga, ternyata sudah beberapa kali memunculkan diri bahkan mengancam keselamatan warga, bahkan pernah sekali sekitar dua pekan lalu buaya naik ke lanting warga.

"Panjangnya sekitar 4 meter, badannya besar sekali naik ke lanting warga, ketika itu ada seorang ibu rumah tangga sedang membersihkan ikan buayanya langsung muncul," kata Unggus warga RT 1 Desa Sungai Paring, Kecamatan Cempaga saat dihubungi Borneonews, Kamis (28/12/2017).

Melihat itu IRT yang bernama Awing tersebut langsung naik, pergi meninggalkan lanting, tidak berapa lama buaya yang muncul tersebut naik ke lanting sontak saja kejadian tersebut mengejutkan warga sekitar. Terlebih di saat yang bersamaan di seberang sungai muncul pula seekor buaya lainnya.

"Kalau di Sungai Paring itu ada sekitar 7 atau 8 ekor buaya, itu buaya yang sering mondar mandir dari muara Sungai Cempaga menuju Desa Sungai Paring," ucap Unggus.

Buaya muncul belakangan ini menurut Unggus sudah beberapa kali, termasuk di desa Luwuk Bunter, desa yang bertetangga dengan Sungai Paring. Namun selama ini tidak pernah sampai menerkam warga setempat. Hanya saja sekitar dua bulan lalu buaya yang kerap muncul tersebut memangsa seekor anjing milik warga Desa Luwuk Bunter.

Kini warga mulai berhati-hati pasca Uneng warga RT 9 Desa Sungai Paring disambar buaya pada Kamis (28/12/2017) dini hari ketika turun ke lanting hendak mengambil air wudhu. Akibatnya korban alami luka robek ditangannya dan harus menerima sekitar 8 jahitan.(NACO/B-8)