BORNEONEWS, Sampit - Belum genap satu minggu, jalur lintas provinsi kembali menjadi kembali menjadi tempat kecelakaan lalu lintas (Lakalantas), tepatnya di Jalan Tjilik Riwut Km 89, Desa Pundu, Kecamatan Cempaha Hulu. Sebuah truk bermuatan tiang listrik tergelincir hingga menyebabkan bagian belakang kendaraan ini keluar jalur dan masuk ke semak belukar, Selasa (2/1/2018).
Truk itu dikemudikan oleh Muhammad Yuhyil Husna (37). Warga Jalan Antasari, Gang Haji, Desa Teluk Tiram, Kecamatan Banjarmasin Barat saat mengemudikan kendaraannya berusaha menghentikan truk dengan cara menginjak pedal rem agar tidak berjalan mundur. Namun akibat muatan yang begitu banyak dan berat, rem tidak mampu menahannya hingga akhirnya bagian belakang truk keluar jalur dan masuk ke semak-semak.
Kasatlantas Polres Kotim AKP Yudha Setiawan membenarkan adanya lakalantas tunggal tersebut. Laka tersebut terjadi pada pagi hari saat truk bernomor polisi H 1760 AF datang dari Banjarmasin, Kalimantan Selatan hendak menuju Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah.
"Truk itu bermuatan 15 batang tiang listrik yang hendak diantar ke PT.PLN Sampit. Dari Banjarmasin perjalanan lancar, setibanya di Desa Pundu, truk tidak mampu melewati jalanan yang menikung dan menanjak," ucap Yudha.
Aparat yang dekat dengan lokasi itupun segera menuju TKP untuk melakukan pengamanan sehingga arus lalu lintas dapat berjalan dengan lancar. Beruntung tidak ada korban jiwa maupun luka dalan kejadian Ini. (ACHMAD SYIHABUDDIN/B-5)








