BORNEONEWS, Sampit - Dalam waktu dekat nampaknya penggalangan massa akan dilakukan secara besar-besaran untuk melakukan aksi demo terhadap temuan dua truk zenith yang sampai saat ini tidak ada kejelasan pengungkapannya.

Aktivis di Kabupaten Kotawaringin Timur, Gahara mengaku siap memotorinya. Bahkan, ia akan segera menggandeng para ulama, tokoh masyarakat, mahasiswa, pemuda, dan ormas anti narkoba serta elemen masyarakat lainnya.

"Saat ini kita menunggu-nunggu perkembangannya namun belum jelas sama sekali, ini yang akan kita pertanyakan," kata Gahara, Selasa (9/1/2018).

Aksi demo itu mendesak agar bisa menyeret tidak hanya pemain kelas kecilnya saja. Ia yakin, ada pemain besar hingga mampu membeli zenith dengan nilai Rp15 miliar tersebut. Demo ini diharapkan aparat bisa membekuk pemesan, pemilik pabrik, dan bandar besarnya.

"Inilah momentum kita menyelamatkan generasi bangsa kita, yang didemo nanti anggota dewan, biar nanti melalui dewan mengeluarkan rekomendasi," tukasnya.

Rekomendasi itulah nanti yang memiliki kekuatan untuk mendesak aparat, agar tidak main-main dengan kasus ini. "Bayangkan saja sungguh luar biasa dua truk zenith, berapa orang yang akan dirusak, kami juga akan meminta dukungan dengan Gubernur Kalteng," tegasnya.

Langkah Gahara juga didukung oleh mantan ketua PWI Kotim, H Ruslan Abdul Gani. Apalagi unjuk rasa diatur dalam UU, bahkan ia mendukung agar jangan takut, karena inilah saatnya untuk mencari keadilan yang saat ini terkoyak.

"Wajar masyarakat menggugat, selama ini yang ditangkap hanya orang kecil saja," pungkasnya. (NACO/B-2)