BORNEONEWS, Sampit - Puluhan ibu kembali menyerbu Polsek Ketapang, Kotawaringin Timur, Rabu (10/1/2018) siang.
Kedatangan ibu-ibu itu untuk menanyakan kasus yang diduga penipuan berkedok investasi bodong yang digerakkan oleh EK, warga Kecamatan Baamang.
"Kami kembali dihubungi oleh pihak kepolisian karena kemarin (Selasa/9/1/2018) korban yang dinilai dapat melaporkan EK ke ranah pidana tidak kunjung melaporkan kasus ini," ucap Nadia, salah seorang korban yang mengaku telah tertipu sebesar Rp5 juta.
Berbagai macam modus pelaku untuk mengelabui para korbannya. Mulai dari bujuk rayu dengan keuntungan besar serta mengaku memiliki bisnis sarang walet. Pelaku mendatangi korban lalu mengajaknya berinvestasi uang dan akan dikembalikan selama tiga hari dengan keuntungan 50%.
Kapolsek ketapangan AKP Todoan Gultom mengatakan, pemanggilan para korban untuk mempertanyakan apakah kasus ini tetap dilanjutkan namun masuk ranah perdata ataukah diselesaikan secara kekeluargaan. Sebab, korban yang memenuhi syarat unsur dalam penipuan tidak kunjung datang melapor.
"Korban yang merupakan kunci utama agar kasus ini masuk ke ranah hukum pidana tidak kembali untuk membuat laporan. Makanya para korban kami panggil kembali untuk dimediasi," terang Todoan. (ACHMAD SYIHABUDDIN/B-2)








