KUALA KURUN –

BORNEONEWS, Kuala Kurun - Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gunung Mas,imphati menyampaikan, berdasarkan analisis dari Badan Metereologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) bahwa sejak Januari hingga Februari 2018 masih berpotensi terjadi hujan dengan intensitas tinggi. 

"Terkait hal itu masyarakat yang berdomisili dibantaran sungai harus waspada," ujar Simphati saat dibincangi wartawan di kantornya, Kamis (11/1/2018).

Dia meminta masyarakat juga harus proaktif untuk mengantisipasi ancaman bencana banjir. Terlebih saat ini Sungai Kahayan sedang meluap dengan cukup deras. Bahkan, permukiman warga di Kelurahan Tampang Tumbang Anjir mulai terendam. 

"Di daerah ini ada beberapa desa yang rawan banjir. Jangan sampai lengah saat musim penghujan seperti ini," ingatnya. 

Di samping mengingatkan masyarakat supaya waspada. Pihaknya juga siaga untuk mengantisipasi bila terjadi bencana di wilayah Kabupaten Gunung Mas. 

"Kita harapkan supaya daerah ini selalu aman dari bencana.  Sebab bencana hanya menimbulkan dampak kurang baik," cetusnya. (EPRA SENTOSA/B-6)