BORNEONEWS, Pulang Pisau - Pasca peristiwa tewasnya seorang penduduk yang dimangsa buaya di Sungai Sebangau kini banyak warga yang biasa mancing di sana ketakukan. Walaupun sejauh ini sudah rahasia umum sebenarnya di kawasan itu dikenal sebagai habitatnya buaya.
Sebelumnya dilaporkan, Aman (30), warga Desa Sebangau Jaya, Kecamatan Katingan Kuala, Kabupaten Katingan, tewas disambar buaya saat cari udang di Sungai Sebangau akhir pekan ini. Saat jasadnya ditemukan anggota tubuhnya tak utuh lagi.
Surya, warga Pulang Pisau yang memiliki hobi memancing di perairan Sebangau mengatakan setelah mendengar peristiwa tersebut dengan sesama rekannya saling mengingatkan agar hati-hati saat memancing di perairan Sei Sebangau.
"Itu wilayah yang sangat diincar oleh komunitas pemancing ikan " katanya, Minggu (21/1/2018).
Sungai Sebangau, menurutnya, memiliki aneka jenis ikan air tawar, seperti ikan kerandang, toman, tapah (pahas) , haruan (gabus), kapar, papuyu, lais, saluang dan berbagai jenis ikan lainnya.
Menurut Surya ukuran ikan di Sei Sebangau dan panorama alamnya menjadi daya tarik tersendiri bagi para pemancing mania.
Teror buaya di sungai Sebangau, katanya, tidak sekali ini saja. Peristiwa buaya yang menelan korban warga sudah sering terjadi.
Bahkan pemandangan buaya berjemur di pinggir sungai pernah terlihat oleh rekan-rekannya sesama penghobi mancing.
Masyarakat di Kecamatan Sebangau Kuala juga banyak bergantung sebagai pencari ikan. Sungai Sebangau dikenal cukup banyak habibat buayanya.
"Yang pasti kita harus berhati-hati saat melakukan aktivitas di sungai tersebut," imbau Surya.(JAMES DONNY/B-5)








