PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Akhir-akhir ini, kemunculan buaya hingga memangsa manusia terjadi Kalimantan Tengah. Tidak hanya di wilayah Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur tapi juga di Kabupaten Pulang Pisau.

Terbarunya adalah seorang warga bernama Aman (30) warga RT 02, RW 01, Desa Sebangau Jaya, Kecamatan Katingan Kuala, Kabupaten Katingan. Ia tewas diterkam buaya pada saat mencari udang di muara Sungai Sebangau, Kabupaten Pulang Pisau, Sabtu (20/1/2018).

Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalteng Adib Gunawan mengatakan, faktor kerusakan alam menjadi salah satu penyebab seringnya buaya muncul di muara sungai.

Lebih spesifik, dia menduga karena adanya aktivitas penambangan emas. "Banyak faktor. Bisa juga dari tambang emas. Pasti berpengaruh. Karena adanya penambangan, air menjadi keruh dan bisa menyebabkan ikan mati. Dampaknya ketersediaan makanan (untuk buaya) kurang, sehingga rantai makanan pun putus," kata Adib Gunawan, Senin (22/1/2018).

Dia menuturkan, pihaknya dalam waktu dekat akan memasang papan plang peringatan di daerah sungai yang terdapat buaya. Supaya warga tidak beraktivitas di daerah berbahaya itu.

--page

Kemudian, mereka juga berencana untuk memburu dan menangkap buaya di muara Sungai Sebangau yang memangsa Aman. Dalam perburuan itu, juga direncanakan membawa pawang buaya. (BUDI YULIANTO)