PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Memancing buaya pemangsa manusia tak segampang memancing ikan. Tim Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalteng dibantu masyarakat setempat harus mengeluarkan energi maupun pikiran supaya sang predator ganas di Sungai Sebangau, Kabupaten Pulang Pisau itu bisa ditangkap.

Kepala BKSDA Kalteng Adib Gunawan mengatakan, proses pemancingan dimulai pada Selasa (30/1/2018) atau sehari setelah tim yang berjumlah delapan orang tiba di lokasi.

"Umpannya pakai itik dan monyet yang terjebak di kalang (alat tangkap ikan)," kata Adib Gunawan, Jumat (2/2/2018).

Dalam prosesnya, umpan pancingan mereka sempat terdampar di pantai akibat hempasan ombak. Umpan juga sempat habis, tapi diduga dimakan biawak.

Tim bersama warga tidak putus asa dan kembali memancing buaya tersebut.

Pada Jumat (2/2/2018), buaya tersebut tertangkap. Namun pada saat ditemukan kondisinya sudah mati. Buaya itu lalu dikubur.

Tim meyakini buaya sepanjang 5,18 meter dengan lebar 70 cm adalah buaya yang memangsa Aman (30) warga RT 02, RW 01, Desa Sebangau Jaya, Kecamatan Katingan Kuala, Kabupaten Katingan pada Sabtu (20/1/2018) lalu.

Sebelum diterkam buaya, Aman saat itu mencari udang di muara Sungai Sebangau, Kabupaten Pulang Pisau. (BUDI YULIANTO/B-5)