BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Kenaikan harga minyak sawit berpotensi berlanjut pada Kamis (8/2/2018) seiring solidnya pergerakan harga minyak nabati lain serta melemahnya mata uang ringgit.
"Namun, penguatan harga CPO mungkin akan terbatas mengingat masih adanya sentimen lemahnya permintaan untuk minyak sawit," kata Analis PT Monex Investindo Futures Faisyal dalam risetnya di Jakarta, Kamis.
Pada perdagangan Rabu, nilai kontrak minyak sawit untuk April di Bursa Malaysia Derivatives Exchange berakhir naik 0,6% di level 2.485 ringgit per ton, setelah sempat naik sebesar 1,6% ke level 2.510 ringgit, yang merupakan level tertinggi sejak 30 Januari karena mengikuti pergerakan harga minyak nabati lain.
Nilai kontrak minyak kedelai bulan Maret di Chicago Board of Trade berakhir naik 0,2% pada Rabu, ditopang oleh aksi beli dan optimisme bahwa parlemen di AS mungkin akan segera memperbarui kredit pajak biodiesel menjadi US$1 per galon.
"Penguatan tersebut juga ditopang oleh cuaca kering yang menghambat hasil panen di Argentina dan hujan lebat yang memperlambat panen di Brasil," imbuh Faisyal.
--page
Di Dalian Commodity Exchange, nilai kontrak berjangka minyak kedelai untuk Mei juga berakhir lebih tinggi 0,5%.
Pergerakan mata uang ringgit pukul 11:30 WIB terpantau melemah 0,4% di level 3,9260 per dolar AS. Ringgit yang melemah akan membuat harga minyak sawit menjadi lebih murah untuk pemilik mata uang laiinya.
Berdasarkan hasil survei Reuters, jumlah pengiriman minyak sawit dari Malaysia diperkirakan akan turun 8% pada Januari menjadi 1,31 juta ton, sementara untuk cadangan akhir Januari diperkirakan akan naik 0,6% menjadi 2,75 juta ton.
"Harga minyak sawit terlihat akan naik dalam jangka pendek dengan target resisten terdekat terlihat di 2.500, dan bila break di atas level tersebut dapat memicu kenaikan lebih lanjut untuk menguji level resisten selanjutnya di 2.520," katanya.
Sementara itu, untuk sisi bawahnya, level support terdekat berada di 2.460, dan bila break di bawah zona tersebut dapat mendorong penurunan lanjutan menuju ke level 2.430. (NEDELYA RAMADHANI/m)








